"A Man can't make a mistake can't make anything"

Thursday, 25 September 2014

Dr Herry Setya Yudhautama SpB. FInaCS. MHKes. ICS: Kenapa kita gemar menetapkan hari raya haji atau i...

Dr Herry Setya Yudhautama SpB. FInaCS. MHKes. ICS: Kenapa kita gemar menetapkan hari raya haji atau i...: Kenapa kita gemar menetapkan hari raya haji atau idul adha?   Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan hari wukuf. Hari Wukuf Jatuh pada ha...

Wednesday, 24 September 2014

Kenapa kita gemar menetapkan hari raya haji atau idul adha?


Kenapa kita gemar menetapkan hari raya haji atau idul adha?  Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan hari wukuf. Hari Wukuf Jatuh pada hari Jumat 3 Oktober 2014 / 1435 H . Dengan demikian haji tahun 2014 menjadi haji akbar.

"Baru saja kami dapat informasi dari Kepala Pusat Observatorium King Abdul Aziz tentang penetapan 1 dzulhijah, bahwa hasil pengamatan tim di Arab Saudi ada beberapa tempat melihat hilal. Arab Saudi menetapkan bahwa besok 25 September hari Kamis sudah masuk 1 zulhijah. Sehingga konsekuensinya 9 zulhijah jatuh di Hari Jumat," kata Kasubdit Pembinaan Syariat dan Hisab Rukyah , dalam konferensi pers di Kantor Misi Haji Indonesia Daker Madinah, Rabu (24/9/2014).


PROSESI HAJI DI MEKAH WUKUF HARI JUMAT JADI IDUL ADHA HARI SABTU TGL 4 OKTOBER 2014 SEDANGKAN ,Kemenag telah menetapkan hari raya Idul Adha jatuh pada 5 Oktober. Sehingga puasa sunnah Arofah di Indonesia jatuh pada Sabtu tanggal 4 Oktober. BerARTI BERBEDA DENGAN ARAB SAUDI  Kenapa kita gemar tetapkan hari raya haji bukan kah prosesi haji ada di mekah sana dan bedanya hanya 4 jam . kasian jemaah haji Indonesia tidak bisa sesuai dengan ulil amrinya di Indonesia TIDAK IKUT PEMERINTAH.. ORANG INDONESIA BISA   PUASA ARAFAH  PADAHAL DISANA SUDAH HARI RAYA IDUL ADHA 

kalo batas    bulan itu garis nol maka secara tehnologi hari kamis tgl 25 september sudah masuk bulan baru 1 zulhijah karena di indonesia bulan sudah muncul dan  lewat garis nol sebesar 30' 4''  SEKALI LAGI OTORITAS MENENTUKAN HARI RAYA HAJI HANYA DITEMPAT PROSESI HAJI BERLANGSUNG. KITA TIDAK BOLEH MEMBUAT KESIMPULAN YANG BERBEDA KARENA AKAN MENGACAUKAN UMAT. JANGAN GEMAR BUAT KEPUTUSAN YANG TIDAK ADA HAK DAN TIDAK BERGUNA.


Sunday, 14 September 2014

polling calon mentri kabinet Jokowi JK

ternyata ramai juga polling calon mentri kabinet yg baru, dilihat di Jokowi Center . siapa yah calon MENKES? ya tidak perlu yang terlalu  pinter  ,yang sederhana, tidak korupsi,tahu permasalahan kesehatan terkini dan mau kerja keras meningkatan kesehatan rakyat indonesia. mengetahui dan berpengalaman dalam permasalahan kesehatan mulai dari bawah sampai yang nasional dan global

Dr Herry Setya Yudhautama SpB. FInaCS. MHKes. ICS: PERMENKES No. 755 Tentang Penyelenggaraan Komite M...

Dr Herry Setya Yudhautama SpB. FInaCS. MHKes. ICS: PERMENKES No. 755 Tentang Penyelenggaraan Komite M...: Bagi rakan-rekan yang aktif di Komite Medik sekarang ada PERMENKES baru No. 755 Tahun 2011 tentang Komite Medik dimana Komite Medis sekaran...

Dr Herry Setya Yudhautama SpB. FInaCS. MHKes. ICS: DEFINISI,GEJALA, DIAGNOSA DAN PENATALAKSANAAN HERN...

Dr Herry Setya Yudhautama SpB. FInaCS. MHKes. ICS: DEFINISI,GEJALA, DIAGNOSA DAN PENATALAKSANAAN HERN...: BAB I PENDAHULUAN Hernia inguinalis merupakan kasus bedah digestif terbanyak setelah append icitis . Sampai saat ini masih merupakan ...

Dr Herry Setya Yudhautama SpB. FInaCS. MHKes. ICS: PERANAN BIOMOLEKULER (BIOLOGI MOLEKULER) DALAM ILM...

Dr Herry Setya Yudhautama SpB. FInaCS. MHKes. ICS: PERANAN BIOMOLEKULER (BIOLOGI MOLEKULER) DALAM ILM...: BAB I PENDAHULUAN Saya herry setya yudha utama, mencoba memaparkan pengetahuan biologi molekuler mudah mudahan bermanfaat Biolog...

Dr Herry Setya Yudhautama SpB. FInaCS. MHKes. ICS: Undang-Undang No. 44 Tahun tentang 2009 Rumah Sak...

Dr Herry Setya Yudhautama SpB. FInaCS. MHKes. ICS: Undang-Undang No. 44 Tahun tentang 2009 Rumah Sak...: Dengan semakin maraknya kemunculan rumah sakit-rumah sakit baik pemerintah maupun swasta maka perlu ada pengaturan atau regulasi dari pihak ...

Dr Herry Setya Yudhautama SpB. FInaCS. MHKes. ICS: UU No. 29 Th 2004 Ttg Praktik Kedokteran

Dr Herry Setya Yudhautama SpB. FInaCS. MHKes. ICS: UU No. 29 Th 2004 Ttg Praktik Kedokteran: Untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, maka perlu ada pengaturan atau regulasi dari pihak negara khususnya untuk dokter, oleh karena...

Dr Herry Setya Yudhautama SpB. FInaCS. MHKes. ICS: UU No. 36 Th 2009 Tentang Kesehatan

Dr Herry Setya Yudhautama SpB. FInaCS. MHKes. ICS: UU No. 36 Th 2009 Tentang Kesehatan: Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai cita-cita bangsa. Berdasarkan pertim...

Friday, 5 September 2014

CONTOH MASTERPLAN RUMAH SAKIT

MASTER PLAN  RSI
ABSTRAK
RUMAH SAKIT  atau disingkat RSI adalah sebuah rumah sakit Umum swasta yang islami  berlokasi di jalan  , kecamatan   kabupaten  dengan luas lahan 15.700 m2 dan luas bangunan 16,500 m2  yang rencana pencanangan 15 september 2011, dibawah kepemilikan PT.

Akan menjalani pelayanan kesehatan  Rumah Sakit Umum, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kinerja pelayanan yang islami, bermutu, meningkatkan kesesehatan masyarakat dengan pelayanan prima  melalui efisiensi dan efektifitas dalam pengelolaan keuangan, SDM dan asset serta meningkatkan kesejahteraan karyawan yang dapat meningkatkan motivasi kerja karyawan serta berorientasi kepada kepuasan pelanggan.
Didukung oleh beberapa karyawan yang terdiri dari : 150 Dokter yang terdiri dari dokter umum, dokter gigi dan dokter – dokter dari 20  bidang spesialisasi, serta 500 karyawan tetap.
Layanan unggulan  RS adalah pengembangan pelayanan pada Pelayanan Traumatologi ,perinatologi,  THT –audiologi, Micro and minimal Surgery, Endo laparaskopi, dan peningkatan kemampuan penanganan kardiologi.

Estimasi Untuk tahun pertama , realisasi pelayanan Rumah Sakit  meliputi rata – rata kunjungan UGD 50 orang per hari dan poli spesialis 200 orang per hari, BOR Rawat Inap 85,0 %, LOS sebesar 3-5 hari. Kapasitas tempat tidur tersedia   tempat tidur yang terdiri dari kelas Suite, kelas Executive, Kelas Deluxe, Kelas Superior dan Kelas Standar.