Iskemik Akut Pada Ekstremitas
Pendahuluan
adanya Iskemia akut pada ekstremitas merupakan keadaan darurat bedah yang membutuhkan penilaian yang akurat dan manajemen mendesak untuk memaksimalkan menyelamatkan ekstremitas. Manifestasi klinis bisa berbagai macam dari yang agak dramatis dengan nyeri yang hebat dan kehilangan jaringan, ke gejala agak lebih berbahaya tetapi keduanya sama-sama mengancam jiwa. Kelompok utama yang terkena iskemik akut pada ekstremitas sudah berusia lanjut dan akan memiliki manifestasi klinik penyakitlain berupa kelainan kardiovaskuler. Fungsi mental sering dapat mempengaruhi, sehingga menyebabkan penilaian menjadi rumit. Namun, jalur manajemen yang jelas dan tepat sangat penting jika penyelamatan ekstremitas dengan morbiditas minimal ingin dicapai. Secara umum, pada ekstremitas yang terkena iskemik terjadi revascularisasi sangat diharapkan. Namun, tidak selalu penting untuk menyediakan revaskularisasi yang segera dan penilaian pra-operasi ekstensif yang lebih luas lebih diperlukan. Hal ini tidak lagi diterima untuk melanjutkan langsung ke embolectomy sebagai manajemen lini pertama sebagai pengobatan yang efektif mungkin memerlukan kombinasi trombolisis, embolectomy, rekonstruksi arteri dan perhatian pada sistem kardiovaskular secara umum. Mengingat sifat multifaset iskemia akut dan pendekatan yang tersedia baru untuk mengelola kondisi ini, pasien ini paling baik ditangani oleh tim multidisiplin termasuk bedah vaskular, ahli radiologi dan dokter. Pendekatan pada pasien dengan iskemia ekstremitas akut yang biasanya memerlukan amputasi primer kurang dari 10%.
Pada kelompok usia muda iskemia akut mungkin terkait dengan trauma, salah tempat suntikan infus, pemasangan kateter, abrnormalitas bawaan dari vaskular perifer dan, jarang pada penyakit jantung rematik. Pada pasien yang lebih tua, atherosclerosis dan irama jantung abnormal menjadi faktor utama dan iskemia pada kaki mungkin merupakan manifestasi pertama dari masalah sistemik.
Etiologi
Penyebab umum dari iskemia tungkai akut adalah: emboli arteri, trombosis, dan trauma. Trauma arteri dan embolisasi perifer sering pada penyakit vaskular. Thrombosis, pada sisi lain, sering menjadi episode akut pada sirkulasi aterosklerotik.
Penyebab umum dari iskemia tungkai akut adalah: emboli arteri, trombosis, dan trauma. Trauma arteri dan embolisasi perifer sering pada penyakit vaskular. Thrombosis, pada sisi lain, sering menjadi episode akut pada sirkulasi aterosklerotik.
Embolisasi
Embolus dapat didefinisikan sebagai suatu massa abnormal yang dibawa oleh aliran darah dari satu bagian ke bagian lainnya. Mayoritas dari emboli diproduksi dalam aliran darah dan jantung merupakan sumber utama pada sekitar 80% kasus. Fibrilasi atrium, berkaitan dengan penyakit jantung iskemik dan frekuensi ini lebih jarang ditemukan pada penyakit jantung rematik, bagian dari emboli jantung yang utama. Trombus mural sekunder yang terjadi pada infark miokard merupakan sumber penting bagi pembentukan embolus meskipun kejadian embolisasi pada infark miokard relatif rendah. Sumber terjadinya emboli pada jantung yaitu kardiomiopati, katup jantung buatan, aneurisma ventrikel, emboli paradoxic melalui foramen ovale paten dan shunts intercardiac bawaan.
Embolus dapat didefinisikan sebagai suatu massa abnormal yang dibawa oleh aliran darah dari satu bagian ke bagian lainnya. Mayoritas dari emboli diproduksi dalam aliran darah dan jantung merupakan sumber utama pada sekitar 80% kasus. Fibrilasi atrium, berkaitan dengan penyakit jantung iskemik dan frekuensi ini lebih jarang ditemukan pada penyakit jantung rematik, bagian dari emboli jantung yang utama. Trombus mural sekunder yang terjadi pada infark miokard merupakan sumber penting bagi pembentukan embolus meskipun kejadian embolisasi pada infark miokard relatif rendah. Sumber terjadinya emboli pada jantung yaitu kardiomiopati, katup jantung buatan, aneurisma ventrikel, emboli paradoxic melalui foramen ovale paten dan shunts intercardiac bawaan.